Peran Moderasi Beragama Dalam Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA di Kalangan Remaja di SMA Negeri 1 Talawi
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v4i5.1529Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana moderasi beragama, khususnya di SMA 1 Talawi, dapat membantu mengurangi penyalahgunaan narkoba di masyarakat Pahang. Metodologi kualitatif yang terdiri dari sosialisasi, wawancara, dan observasi mendalam digunakan. Para pemimpin agama, kaum muda, dan masyarakat umum yang mengambil bagian dalam program pencegahan narkoba berbasis agama menyediakan data untuk pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan pentingnya moderasi beragama dalam memberi tahu siswa tentang risiko yang terkait dengan narkoba dan memotivasi mereka untuk menjauhi kegiatan yang berbahaya. Lebih jauh, promosi penerapan prinsip moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari difasilitasi oleh posisi para pemimpin agama sebagai agen perubahan sosial. Dengan demikian, telah ditunjukkan bahwa moderasi beragama berfungsi untuk menghentikan konsumsi narkoba di masyarakat Pahang, khususnya di SMA 1 Talawi, dengan mendorong pemahaman agama yang penuh hormat dan seimbang. Oleh karena itu, strategi ini perlu diperkuat dan dimasukkan ke dalam inisiatif pencegahan narkoba di seluruh masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Anggun Asri Winarti, Sri Rahmayanti Berutu, Sri Rejeki, Khoirunnisa Sidabutar, Maulana Andi Surya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






