Relevansi Studi Al-Qur’an dan Hadis terhadap Pengembangan Kompetensi Calon Guru Pendidikan Agama Islam di Era Digital

Authors

  • Al Fauzil Marpaung STAI Al Hikmah Tanjung Balai
  • Usman Muhid STAI Al Hikmah Tanjung Balai

DOI:

https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3112

Abstract

Transformasi digital menuntut calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki penguasaan sumber ajaran yang kuat sekaligus kecakapan pedagogis, literasi informasi, dan etika teknologi. Artikel ini bertujuan menganalisis relevansi studi Al-Qur’an dan Hadis terhadap pengembangan kompetensi calon guru PAI serta merumuskan arah integrasinya dalam pembelajaran era digital. Penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-konseptual melalui telaah terarah terhadap sumber normatif, literatur kompetensi guru, dan kerangka literasi digital. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kajian Al-Qur’an dan Hadis berperan dalam penguatan kompetensi profesional melalui pemahaman dalil dan konteks, kompetensi pedagogik melalui pengembangan pembelajaran reflektif, kompetensi kepribadian melalui internalisasi amanah dan adab, serta kompetensi sosial melalui dialog dan tanggung jawab bermedia. Integrasi kerangka TPACK, DigCompEdu, dan literasi kecerdasan artifisial dapat mendukung pembelajaran berbasis sumber yang tervalidasi, proyek digital, dan asesmen autentik. Risiko misinformasi keagamaan, kutipan hadis tanpa verifikasi, dan ketergantungan pada konten otomatis menegaskan perlunya literasi sanad-matan, kehati-hatian penafsiran, serta supervisi akademik. Artikel ini menawarkan matriks kompetensi dan rancangan implementasi yang bersifat konseptual, bukan hasil uji efektivitas empiris.

Downloads

Published

2026-10-16

How to Cite

Marpaung, A. F. ., & Muhid, U. . (2026). Relevansi Studi Al-Qur’an dan Hadis terhadap Pengembangan Kompetensi Calon Guru Pendidikan Agama Islam di Era Digital. Journal Of Human And Education (JAHE), 6(5), 1337–1346. https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3112