Transformasi Pengelolaan Arsip Konvensional Menuju Elektronik Melalui ARTERI Untuk Peningkatan Pelayanan Publik di Nagari Paninggahan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jh.v6i5.3069Abstract
Pengelolaan arsip di Nagari Paninggahan sebelumnya masih didominasi pola konvensional dan semi-digital, sehingga temu kembali dokumen, standardisasi penyimpanan, dan kesinambungan layanan belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur nagari sekaligus menerapkan pengelolaan arsip elektronik melalui aplikasi ARTERI. Program dilaksanakan pada 11–12 Agustus 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui persamaan persepsi, materi manajemen perubahan, standardisasi arsip dan naskah dinas, demonstrasi ARTERI, praktik penginputan, pendampingan, dan verifikasi adopsi solusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian program terlaksana dan solusi telah diterima, dicoba, serta diadopsi secara bertahap oleh Pemerintah Nagari Paninggahan. Bentuk adopsi meliputi penunjukan operator, digitalisasi dan input arsip prioritas, penggunaan klasifikasi serta standar penamaan dokumen, penerapan prosedur penyimpanan, pencarian, dan pencadangan, serta pemanfaatan hasil pelatihan penataan naskah dinas. Mitra juga menyepakati evaluasi penggunaan sistem secara berkala. Dengan capaian tersebut, tujuan operasional program dalam penguatan kapasitas, penerapan sistem, standardisasi pengelolaan, dan penyiapan keberlanjutan telah tercapai. Pengelolaan arsip elektronik yang mulai terintegrasi ke proses kerja nagari mendukung pelayanan publik yang lebih tertib, mudah ditelusuri, dan akuntabel sejalan dengan SDG 16.
Kata Kunci: arsip elektronik, ARTERI, pelayanan publik, pemerintahan nagari, digitalisasi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gustina Erlianti, Marlini Marlini, Jeihan Nabila, Farel Olva Zuve, Mike Yolanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










