Analisis Transformasi Nilai Keagamaan Dalam Praktik Sosial Generasi Muda Kota Baubau Pada Era Digitalisasi Media Sosial

Authors

  • Irma Purnamayanti Universitas Muhammadiyah Buton
  • La Hanuddin Universitas Muhammadiyah Buton
  • Rahmat Haniru Universitas Muhammadiyah Buton
  • Habib Khadim Haramain Universitas Muhammadiyah Buton

Abstract

Perkembangan media sosial telah menghadirkan ruang baru bagi generasi muda dalam memperoleh informasi, membangun interaksi sosial, dan mengekspresikan nilai keagamaan. TikTok sebagai salah satu platform media sosial yang banyak digunakan generasi muda tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga menjadi ruang penyebaran pesan keagamaan, pembentukan sikap, serta negosiasi nilai dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk transformasi nilai keagamaan dalam praktik sosial generasi muda Kota Baubau pada era digitalisasi media sosial serta mengidentifikasi pola perubahan nilai yang muncul dalam interaksi antara ruang digital dan kehidupan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 32 informan generasi muda Kota Baubau, observasi terhadap 20 konten TikTok, serta diskusi pakar (expert judgment) sebagai bagian dari validasi temuan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan pengorganisasian data, pengodean, kategorisasi tema, interpretasi, dan triangulasi. Hasil sementara menunjukkan bahwa transformasi nilai keagamaan tidak semata-mata berbentuk pelemahan nilai, tetapi berlangsung melalui empat pola, yaitu penguatan, pergeseran, penyesuaian, dan negosiasi nilai. Pada aspek akhlak, transformasi terlihat melalui semakin pentingnya kesadaran menjaga pilihan kata dan etika komunikasi. Pada aspek toleransi, generasi muda menunjukkan kecenderungan menghindari konflik terbuka ketika menghadapi perbedaan, meskipun respons terhadap perbedaan masih beragam. Pada aspek kepedulian, TikTok berfungsi sebagai ruang penyebaran informasi sosial yang dapat mendorong tindakan membantu dan berbagi, tetapi pengguna tetap melakukan seleksi terhadap kebenaran informasi. Sementara itu, nilai keluarga dan penghormatan kepada orang tua tetap dipertahankan, tetapi praktik komunikasinya mengalami penyesuaian dengan pola interaksi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok lebih tepat dipahami sebagai ruang mediasi transformasi nilai daripada sebagai penyebab tunggal perubahan nilai keagamaan generasi muda

Downloads

Published

2026-10-23

How to Cite

Purnamayanti, I. ., Hanuddin, L. ., Haniru, R. ., & Haramain, H. K. . (2026). Analisis Transformasi Nilai Keagamaan Dalam Praktik Sosial Generasi Muda Kota Baubau Pada Era Digitalisasi Media Sosial. Journal Of Human And Education (JAHE), 6(5), 1765–1775. Retrieved from https://www.jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/2898