Penguatan Biosekuriti Kandang Melalui Edukasi Kolaboratif Sebagai Pencegahan Helminthiasis Pada Ternak Di Kelompok Ternak Maju Sejahtera
Abstract
Kelompok Ternak Maju Sejahtera merupakan salah satu kelompok peternak rakyat yang bergerak di bidang ternak ruminansia di Desa Banarjoyo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Sistem pemeliharaan masih menerapkan pola tradisional, dengan manajemen kandang dan sanitasi lingkungan yang belum optimal. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit helminthiasis. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) melakukan edukasi kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukasi yang melibatkan peternak secara aktif melalui diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung di lapangan. Kegiatan ini dilakukan melalui 5 tahapan, yaitu: (1) koordinasi antara tim PkM dan mitra tujuan terkait permasalahan yang dihadapi, (2) edukasi kolaboratif dan pelatihan bagi mitra, (3) penerapan teknologi sederhana untuk biosekuriti kandang, (4) program pengendalian helminthiasis terintegrasi, serta (5) evaluasi dan monitoring kegiatan. Hasil dari kegiatan tersebut yaitu setelah diberikan transfer pengetahuan yang mendalam, masyarakat sepakat bahwa perlindungan terbaik bagi ternak adalah dengan menerapkan tindakan biosekuriti hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam berdiskusi serta menyampaikan pertanyaan khususnya terhadap kasus yang terjadi pada kandang mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu tindakan biosekuriti sangat penting untuk pengendalian helminthiasis. Selain itu, upaya ini dapat meningkatkan performa dan status kesehatan ternak.
Kata Kunci: anthelmintik, disinfektan, kesehatan, peternak, tradisional
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vindo Rossy Pertiwi, Desi Maria Sinaga, Novi Eka Wati, Eka Rizky Vury Rahayu, M. Bonang Prabowo Mukti, Ikhsanuddin Ikhsanuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










